SEKILAS INFO
: - Jumat, 23-10-2020
  • 2 bulan yang lalu / Kajian Kitab Safinatun Najah

Bersyukur bisa diartikan sebagai suatu perbuatan yang bertujuan untuk berterima kasih atas segala nikmat yang telah Allah swt berikan kepada kita. Sering diantara kita hanya bisa mensyukuri segala nikmat yang Allah berikan berupa materi saja, padahal betapa banyaknya nikmat yang telah Allah berikan kepada kita.

Seperti nikmat melihat, dengan melihat kita bisa melihat semua yang telah Allah ciptakan di dunia ini, bayangkan jika kita tidak bisa melihat tentu untuk berjalanpun kita akan susah karena tidak bisa melihat apapun, semuanya terasa begitu gelap gulita.

Kenikmatan tertinggi yang telah Allah berikan kepada kita yaitu nikmat iman dan islam, seberat apapun kehidupan di dunia initidak akan sebanding dengan kesusahan kelak di akhirat. Begitu pula kenikmatan di surga akan jauh lebih nikmat dibandingkan kenikmatan di dunia yang Allah berikan.

Adapun sabda Rasulullah tentang bersyukur, yaitu “Tidak bersyukur kepada Allah orang yang tidak berterima kasih kepada manusia.” (H.R Abu Dawud dan at-Tirmidzi).

Bersyukur itu bukan hanya ketika kita mendapat rezeki lebih berupa uang saja, tetapi banyak juga hal lain yang patut kita syukuri kepada Allah swt. Seperti Hal-hal yang sudah kita miliki tetapi tidak dimiliki oleh orang lain.

Rasulullah mengajarkan untuk mengucpkan Alhamdulillah ketika kita bersyukur kepada Allah swt. Supaya kita selalu bersyukur hendaknya kita melihat kebawah, jangan melihat ke atas, karena kalu kita selalu melihat keatas maka khawatirnya iyalah kita hanya akan selalu melihat orang-orang yang jauh diatas kita dan memang berbeda dengan keadaan kita saat ini, maka dari itulah kita pun akan kesulitan untuk bersyukur kepada Allah swt.

Syukur yang paling sederhana contohnya seperti ketika memiliki kesehatan sedangkan orang lain ada yang sakit, lalu ketika mengucapkan “Alhamdulillah ya Allah hari ini saya masih sehat, sedangkan tetangga saya ada yang sakit sampai dirawat di rumah sakit”. Ada juga misalnya dari sisi ekonomi misalnya “Alhamdulillah ya Allah saya sudah rumah walaupun jelek rumah saya sendiri, tetangga ada yang belum punya rumah, malah masih ngontrak rumah”.

Di dalam al qur’an disebutkan “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.” (Q.S An-Nahl : 78)

”Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).” (QS Ad duha : 11)

“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepadaNya kamu menyembah.” (QS. Al-Baqarah : 172).

Ada banyak hal yang tanpa kita sadariperlu kita sadari, seperti mata yang bisa melihat, kaki yang bisa berjalan, patutlah kita syukuri karena ada orang yang tidak bisa melihat dan dia begitu menginginkan untuk bisa melihat tetapi ia tidak bisa melihat, ada juga orang yang mempunyai kaki tetapi tidak bisa berjalan, maka patutlah kita syukurikeadaan kita saat ini.

Bersyukur merupakan ibadah paling mudahuntuk dilakukan sebenarnya, tetapi sedikit sekali orang yang menyadari dan melakukannya. Hanya hamba yang benar-benar beriman yang bisa mensyukuri setiap nikmat dan rizki yang telah Allah berikan. Sekecil apapun itu, jika kita bersyukur maka nilainya akan tinggi di mata Allah Ta`ala. Maka paatutlah kita selalu bersyukur kepada Allah setiap saat.

-(^_*)-

Demikianlah pembahasa kali ini mengenai “Artikel Mensyukuri Nikmat Allah” semoga kita termasuk orang-orang yang selalu pandai bersyukur terhadap semua nikmat yang telah Allah berikan kepada kita.

TINGGALKAN KOMENTAR

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Pengumuman Terbaru

Daurah Karantina Persiapan 30 Juz Sekali Duduk

Daurah Hifdzut Tanzil Daurah Tahfidz 10 hari 5 juz

Arsip