SEKILAS INFO
: - Selasa, 01-02-2022
  • 1 tahun yang lalu / Kajian Kitab Safinatun Najah

https://darulfithrah.com/

Mata adalah jendela dunia Begitu kata seorang pepatah, Berbagai pemandangan dapat dinikmati dari sepasang ceruk yang berada di pangkal tubuh manusia itu. Dan selalu saja yang indah lebih menarik perhatian daripada yang buruk. Sebab, segala kesenangan dunia itu telah Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia, sehingga ia pun menjadi cinta terhadap apa yang diingini .

Sayang sekali, indahnya dunia sering membuat manusia lupa akan sifatnya yang fana. Seluruh potensi hidupnya diarahkan untuk menggapainya. Bukan sekedar untuk memenuhi kebutuhan, namun juga untuk menimbunnya. Kesungguhan usahanya selalu diarahkan untuk memenuhi pundi-pundi amalnya dengan kefanaan. 

Padahal Barangsiapa yang menghendaki pahala di dunia saja (ia akan merugi), sebab di sisi Allah ada pahala dunia dan akhirat. Malangnya nasib mereka yang melupakan akhirat karena sibuk dengan dunianya Upah pahala atas peluh yang mengucur hilang tersebab niat lillah yang tak mengiring setiap langkah amal mereka.

Idealnya, visi hidup yang demikian harus diubah arahnya. Pengharapan yang  tersulur harus dimaksudkan kepada tujuan sebenarnya. Dari yang mulanya ‘Wahai Rabb kami, berilah kami (kebaikan) di dunia,’ sehingga berakibat ‘di akhirat dia tidak memperoleh bagian apapun. Menjadi ‘Wahai Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari adzab neraka’.

Jangan sampai fakta bahwa ‘Kehidupan dunia ini hanya senda gurau dan permainan belaka’ terhapus dari kamus kehidupan ini. Kesadaran akan ketidak abadiannya dunia menjadikan kita yakin untuk berucap ‘Kehidupan akhirat lebih tinggi derajatnya dan lebih besar keutamaannya’.

Majalah An Nuur I Edisi 66 1 Muharram 1439 H

1 komentar

musana, Selasa, 1 Feb 2022

https://t.me/kamimuslimkaffah

Balas

TINGGALKAN KOMENTAR

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pengumuman Terbaru

Daurah Karantina Persiapan 30 Juz Sekali Duduk

Daurah Hifdzut Tanzil Daurah Tahfidz 10 hari 5 juz

Arsip